Kebutuhan akan talenta IT di perusahaan meningkat drastis. Hampir semua sektor, mulai dari perbankan, fintech, e-commerce, manufaktur, hingga startup bergantung pada teknologi untuk menjalankan operasional, meningkatkan efisiensi, dan memenangkan persaingan. Namun, tidak semua perusahaan memiliki kemampuan untuk merekrut tim IT secara permanen dalam waktu cepat. Di sinilah model IT staffing menjadi solusi strategis. Melalui IT staffing, perusahaan dapat memperoleh talenta IT siap pakai sesuai kebutuhan proyek, tanpa beban rekrutmen jangka panjang. Artikel ini membahas 10 role IT yang paling sering di-staffing oleh perusahaan, lengkap dengan fungsi, alasan tingginya permintaan, dan konteks bisnisnya.
Sebelum masuk ke daftar role, penting untuk memahami mengapa perusahaan semakin memilih IT staffing dibandingkan rekrutmen konvensional. Di tengah tuntutan bisnis yang bergerak cepat, IT staffing memberikan pendekatan yang lebih adaptif dan strategis dalam memenuhi kebutuhan talenta IT. Beberapa alasan utamanya antara lain:
Karena alasan-alasan inilah, perusahaan cenderung melakukan IT staffing pada role IT tertentu yang bersifat kritikal, teknis, dan berdampak langsung pada operasional maupun pertumbuhan bisnis. Berikut ini adalah 10 role IT yang paling sering di-staffing oleh perusahaan untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Baca juga: Kenapa Perusahaan Indonesia Semakin Sulit Mendapatkan Talent IT?
Software Developer merupakan role IT yang paling sering di-staffing oleh perusahaan karena hampir seluruh inisiatif digital bergantung pada pengembangan aplikasi, baik untuk web, mobile, maupun sistem internal. Proyek teknologi yang berjalan cepat dan berbasis timeline membuat perusahaan membutuhkan developer yang siap langsung berkontribusi, sementara tingginya permintaan pasar sering kali tidak sebanding dengan ketersediaan talenta, sehingga IT staffing menjadi solusi yang paling efektif.
Dengan peran yang sangat fundamental dan dampaknya yang langsung terhadap keberhasilan proyek digital, Software Developer hampir selalu menjadi role pertama yang dicari perusahaan dalam skema IT staffing sekaligus membuka jalan bagi kebutuhan role IT lainnya yang lebih spesifik.
Backend Engineer kini menjadi role IT tersendiri yang banyak di-staffing oleh perusahaan, seiring meningkatnya kompleksitas sistem bisnis dan kebutuhan integrasi antar aplikasi. Jika Software Developer berfokus pada pengembangan fitur secara umum, Backend Engineer bertanggung jawab memastikan fondasi sistem berjalan stabil, aman, dan mampu menangani skala penggunaan yang terus bertumbuh, sehingga perannya sangat krusial bagi keberlangsungan layanan digital perusahaan.
Dengan peran yang sangat menentukan kestabilan sistem, Backend Engineer sering di-staffing oleh perusahaan yang ingin memastikan platform digital mereka tetap andal meski beban pengguna dan transaksi terus meningkat.
Frontend Engineer berperan langsung dalam membentuk pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan aplikasi atau sistem perusahaan. Karena tampilan dan kemudahan penggunaan sangat menentukan adopsi produk digital, perusahaan kerap melakukan IT staffing untuk Frontend Engineer guna mendukung pengembangan fitur baru, redesign tampilan, atau peluncuran produk dalam skala besar.
Karena dampaknya yang langsung terlihat oleh pengguna, Frontend Engineer menjadi salah satu role IT yang paling sering dicari perusahaan dalam skema staffing, terutama saat fase pertumbuhan produk.
Dengan meningkatnya penggunaan smartphone, Mobile App Developer menjadi salah satu role IT paling vital dalam IT staffing perusahaan, khususnya bagi bisnis yang berorientasi pada layanan digital dan customer experience. Aplikasi mobile kini bukan lagi pelengkap, melainkan kanal utama interaksi antara perusahaan dan penggunanya.
Karena kebutuhan mobile yang terus berkembang namun bersifat proyek-based, IT staffing menjadi pendekatan yang paling efisien bagi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan Mobile Developer.
DevOps Engineer menjadi tulang punggung operasional sistem digital perusahaan, memastikan proses pengembangan dan deployment berjalan cepat, stabil, dan minim risiko. Peran ini semakin sering di-staffing karena tidak semua perusahaan membutuhkan DevOps secara full-time, namun sangat membutuhkannya pada fase tertentu seperti scaling atau migrasi sistem.
Dengan peran strategis dalam menjaga stabilitas sistem, DevOps Engineer sering di-staffing sebagai solusi cepat untuk memastikan operasional digital perusahaan tetap berjalan optimal.
Quality Assurance (QA) Engineer memiliki peran penting dalam memastikan kualitas aplikasi sebelum dan setelah rilis, sehingga banyak perusahaan memilih melakukan staffing untuk role ini. QA membantu meminimalkan risiko kesalahan sistem yang dapat berdampak langsung pada reputasi dan kepercayaan pengguna.
Karena sifat kebutuhannya yang fluktuatif, QA Engineer menjadi salah satu role IT yang paling ideal untuk diisi melalui skema IT staffing.
Di era data-driven company, Data Analyst menjadi role IT yang semakin sering di-staffing oleh perusahaan untuk membantu pengambilan keputusan berbasis data. Banyak organisasi membutuhkan insight data secara cepat tanpa harus membangun tim data besar secara permanen.
Dengan perannya dalam mendukung keputusan strategis, Data Analyst sering di-staffing untuk menjawab kebutuhan data perusahaan secara cepat dan efisien.
Berbeda dengan Data Analyst, Data Engineer berfokus pada infrastruktur dan alur data, memastikan data tersedia, terstruktur, dan siap digunakan. Role ini sering di-staffing saat perusahaan melakukan modernisasi sistem data atau mempersiapkan fondasi untuk advanced analytics.
Karena sifat proyeknya yang strategis dan kompleks, Data Engineer menjadi role IT yang sering diisi melalui IT staffing.
Tidak hanya role teknis tingkat lanjut, IT Support / Helpdesk juga termasuk role IT yang paling sering di-staffing oleh perusahaan, terutama untuk menjaga kelancaran operasional harian. Peran ini menjadi garda terdepan dalam memastikan karyawan dapat bekerja tanpa hambatan teknis.
Karena kebutuhannya yang operasional dan dinamis, IT Support sering diandalkan melalui skema staffing oleh banyak perusahaan.
Seiring meningkatnya ancaman siber, Cyber Security / IT Security Specialist menjadi role IT yang semakin sering di-staffing oleh perusahaan. Keamanan sistem kini bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan utama untuk melindungi data, reputasi, dan kelangsungan bisnis.
Dengan risiko siber yang terus berkembang, IT Security Specialist menjadi role strategis yang sering diisi melalui IT staffing untuk menjaga ketahanan digital perusahaan.
Setelah memahami berbagai role IT yang paling sering di-staffing oleh perusahaan, tantangan berikutnya adalah bagaimana kebutuhan tersebut dapat dipenuhi secara tepat, cepat, dan selaras dengan kebutuhan bisnis. Di tengah persaingan talenta IT yang semakin ketat, banyak perusahaan mulai beralih ke pendekatan IT Staffing & Headhunting untuk memastikan proyek digital, operasional sistem, dan inisiatif transformasi teknologi dapat berjalan tanpa hambatan sumber daya.
Melalui layanan IT Staffing & Headhunting dari MSBU, perusahaan dibantu untuk mengakses talenta IT yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memahami konteks industri dan kebutuhan organisasi. MSBU mendampingi perusahaan dalam proses pemetaan kebutuhan role, seleksi talenta yang relevan, hingga penyesuaian skema kerja yang fleksibel, sehingga perusahaan dapat tetap fokus pada tujuan strategisnya. Pendekatan IT Staffing & Headhunting bersama MSBU membantu perusahaan untuk:
Dengan pendekatan yang tepat, MSBU membantu perusahaan menjawab kebutuhan 10 role IT strategis secara lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan—sejalan dengan tuntutan bisnis dan teknologi yang terus berkembang.
Baca juga: Startup Hemat Biaya dan Waktu dengan IT Staffing—Begini Caranya
Perubahan bisnis dan teknologi menuntut perusahaan semakin adaptif dalam mengelola kebutuhan IT, dan IT staffing menjadi solusi strategis untuk menghadirkan talenta yang tepat secara cepat dan fleksibel. Sepuluh role IT yang dibahas, mulai dari Software Developer hingga Cyber Security Specialist merupakan role yang paling sering di-staffing karena dampaknya yang langsung terhadap operasional dan pertumbuhan bisnis. Dengan pendekatan IT Staffing & Headhunting yang tepat, seperti yang ditawarkan oleh MSBU, perusahaan dapat mengoptimalkan biaya, mempercepat eksekusi proyek, dan membangun keunggulan kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat.
Anda bisa mengunjungi MSBU Konsultan!, layanan IT staffing dan rekrutmen yang dapat membantu perusahaan Anda menemukan kandidat terbaik dengan lebih aman dan efisien.