whatsapp btn

Phygital Workplace: Solusi Efisien untuk Dunia Kerja Hybrid

Hastin Lia • 22 Maret 2025 - 6 Min min read | Employment

Phygital Workplace

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan pergeseran pola kerja di seluruh dunia, konsep phygital workplace mulai mendapat perhatian yang signifikan dalam dunia bisnis. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang menerapkan model kerja hybrid—yaitu kombinasi antara bekerja di kantor dan bekerja dari rumah—munculnya phygital workplace menjadi solusi yang relevan untuk meningkatkan produktivitas, komunikasi, dan kesejahteraan karyawan. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai konsep phygital workplace, manfaatnya dalam dunia kerja hybrid, serta bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pengalaman kerja yang lebih baik.

Baca juga: Waktu Luang di Jadwal Kerja Bisa Picu Kreativitas, Begini Penjelasannya

Apa Itu Phygital Workplace?

Phygital workplace adalah sebuah konsep di mana elemen-elemen fisik dan digital diintegrasikan untuk menciptakan lingkungan kerja yang menyatu. Dalam prakteknya, lingkungan kerja fisik yang tradisional dipadukan dengan berbagai teknologi digital, seperti alat kolaborasi online, aplikasi produktivitas, dan perangkat komunikasi canggih, untuk memungkinkan karyawan berinteraksi, berkolaborasi, dan bekerja dengan lebih efisien, baik di kantor maupun di luar kantor.

Konsep ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan yang berkembang dalam dunia kerja modern, di mana karyawan tidak lagi terikat pada satu lokasi fisik dan memiliki kebebasan untuk memilih cara dan tempat mereka bekerja. Dengan mengintegrasikan teknologi yang mendukung kedua elemen fisik dan digital, perusahaan dapat menciptakan ruang kerja yang lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan karyawan.

Mengapa Phygital Workplace Penting dalam Dunia Kerja Hybrid?

Perubahan pola kerja akibat pandemi COVID-19 telah mempercepat adopsi model kerja hybrid di banyak perusahaan. Model kerja ini memungkinkan karyawan untuk bekerja dari rumah beberapa hari dalam seminggu dan datang ke kantor pada hari-hari tertentu, memberikan fleksibilitas lebih dalam mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Meskipun banyak perusahaan yang telah mengadopsi model kerja hybrid, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana menjaga kolaborasi yang efektif, komunikasi yang lancar, dan produktivitas yang tinggi, baik di dalam kantor maupun di luar kantor.

Di sinilah konsep phygital workplace memainkan peran penting. Dengan menggabungkan elemen fisik dan digital, perusahaan dapat menciptakan ruang kerja yang dapat mengakomodasi berbagai gaya kerja, menghilangkan batasan geografis, dan meningkatkan interaksi antara karyawan yang bekerja di lokasi yang berbeda. Beberapa alasan mengapa phygital workplace menjadi solusi efisien dalam dunia kerja hybrid adalah sebagai berikut:

a. Menjaga Koneksi dan Kolaborasi yang Efektif

Salah satu tantangan terbesar dalam dunia kerja hybrid adalah menjaga komunikasi dan kolaborasi yang efektif antara karyawan yang bekerja di kantor dan yang bekerja jarak jauh. Phygital workplace menyediakan berbagai alat dan platform digital yang memungkinkan kolaborasi secara real-time, seperti aplikasi konferensi video, alat manajemen proyek, dan perangkat komunikasi yang memungkinkan karyawan tetap terhubung meskipun tidak berada di tempat yang sama.

Dengan adanya teknologi ini, karyawan dapat berkolaborasi tanpa batasan waktu dan tempat, meningkatkan kualitas pekerjaan yang dihasilkan, dan meminimalisir terjadinya miskomunikasi.

b. Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi

Dengan menggabungkan teknologi digital yang tepat, perusahaan dapat memanfaatkan berbagai alat yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi karyawan, seperti perangkat manajemen tugas, aplikasi untuk pertemuan virtual, dan perangkat otomatisasi yang membantu dalam proses administratif. Teknologi ini membantu karyawan bekerja dengan lebih fokus dan terstruktur, tanpa harus terjebak dalam rutinitas yang membosankan atau pemborosan waktu.

Selain itu, dengan menyediakan akses yang lebih baik ke alat dan informasi yang diperlukan, karyawan dapat menghemat waktu dan tenaga dalam menyelesaikan pekerjaan, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.

c. Memfasilitasi Akses ke Sumber Daya yang Dibutuhkan

Dalam lingkungan kerja hybrid, seringkali karyawan yang bekerja dari rumah tidak memiliki akses langsung ke fasilitas atau sumber daya yang ada di kantor, seperti ruang rapat, peralatan kantor, atau perangkat keras tertentu. Phygital workplace dapat mengatasi masalah ini dengan menyediakan akses digital ke sumber daya tersebut, misalnya dengan menggunakan aplikasi berbasis cloud yang memungkinkan karyawan mengakses file atau informasi yang dibutuhkan, serta fasilitas rapat virtual yang dapat digunakan untuk pertemuan jarak jauh.

Dengan integrasi teknologi ini, karyawan tidak lagi merasa terhambat oleh keterbatasan fisik dan dapat tetap bekerja dengan lancar meskipun tidak berada di kantor.

d. Menyediakan Pengalaman Kerja yang Lebih Fleksibel

Salah satu keuntungan terbesar dari phygital workplace adalah fleksibilitas yang diberikannya kepada karyawan. Karyawan dapat memilih untuk bekerja dari kantor atau dari rumah, tergantung pada kebutuhan dan preferensi mereka. Dengan teknologi yang memungkinkan akses ke sumber daya digital dan memungkinkan komunikasi yang efisien, karyawan tidak perlu khawatir tentang kehilangan kualitas pekerjaan meskipun mereka bekerja dari luar kantor.

Komponen-Komponen Phygital Workplace

Untuk menciptakan phygital workplace yang sukses, perusahaan perlu mengintegrasikan berbagai komponen fisik dan digital. Beberapa komponen utama dari phygital workplace adalah sebagai berikut:

a. Ruang Kerja Fisik yang Fleksibel

Ruang kerja fisik yang fleksibel dan adaptif sangat penting untuk menciptakan phygital workplace yang efektif. Ruang kantor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan karyawan—seperti ruang kerja bersama, ruang rapat virtual, atau area yang memungkinkan kolaborasi tim secara langsung—dapat membantu meningkatkan interaksi sosial dan kerja sama antara karyawan yang bekerja secara fisik di kantor dan yang bekerja dari rumah.

Selain itu, ruang kantor yang mendukung fleksibilitas juga memungkinkan perusahaan untuk menghemat ruang dan biaya operasional, karena karyawan dapat bekerja dari lokasi yang berbeda secara bergantian.

b. Teknologi untuk Kolaborasi dan Komunikasi

Penggunaan teknologi yang mendukung kolaborasi dan komunikasi adalah komponen utama dari phygital workplace. Aplikasi konferensi video, alat manajemen proyek, dan platform komunikasi digital memungkinkan karyawan berinteraksi secara real-time, baik dalam pertemuan virtual maupun diskusi tim. Alat-alat ini memungkinkan perusahaan untuk menjaga hubungan kerja yang erat meskipun karyawan berada di lokasi yang berbeda.

Selain itu, penggunaan aplikasi berbasis cloud memungkinkan karyawan untuk berbagi file dan informasi dengan mudah, serta mengakses data perusahaan secara efisien dari mana saja.

c. Perangkat dan Infrastruktur Digital

Perangkat dan infrastruktur digital yang tepat sangat penting untuk mendukung kelancaran operasional di phygital workplace. Perusahaan perlu memastikan bahwa karyawan memiliki perangkat yang memadai, seperti laptop atau perangkat mobile, serta koneksi internet yang stabil. Selain itu, penyediaan alat otomatisasi dan perangkat lunak untuk manajemen tugas, pelaporan, dan pengolahan data akan membantu karyawan bekerja lebih efisien.

Perusahaan juga harus memastikan bahwa infrastruktur digital mereka aman dan terlindungi dengan baik, sehingga data perusahaan dan informasi pribadi karyawan tetap aman.

d. Budaya Perusahaan yang Mendukung

Selain infrastruktur fisik dan digital, budaya perusahaan yang mendukung fleksibilitas dan kolaborasi juga menjadi elemen penting dari phygital workplace. Perusahaan perlu mengadopsi budaya yang terbuka terhadap teknologi dan memberikan ruang bagi karyawan untuk beradaptasi dengan perubahan. Dukungan terhadap kesejahteraan mental dan fisik karyawan juga harus menjadi prioritas, dengan menyediakan keseimbangan kerja dan hidup yang sehat, serta mendukung inisiatif kesejahteraan karyawan.

Tantangan dalam Menerapkan Phygital Workplace

Meskipun phygital workplace menawarkan banyak manfaat, penerapannya tidak lepas dari tantangan. Beberapa tantangan yang dihadapi perusahaan dalam menerapkan konsep ini antara lain:

a. Kebutuhan Investasi Teknologi yang Besar

Untuk menciptakan lingkungan phygital workplace yang efektif, perusahaan memerlukan investasi besar dalam teknologi dan infrastruktur digital. Pengadaan perangkat, perangkat lunak kolaborasi, serta peningkatan kapasitas server dan keamanan siber memerlukan dana yang tidak sedikit.

b. Resistensi terhadap Perubahan

Tidak semua karyawan atau pemimpin perusahaan terbuka terhadap perubahan. Beberapa orang mungkin merasa kesulitan dalam beradaptasi dengan teknologi baru atau tidak terbiasa dengan cara kerja yang lebih fleksibel. Oleh karena itu, perusahaan perlu memberikan pelatihan yang cukup dan memastikan transisi yang mulus bagi semua pihak yang terlibat.

Baca juga: Kelebihan dan Risiko Golden Handcuffs bagi Karyawan

Kesimpulan

Phygital workplace adalah solusi efisien untuk dunia kerja hybrid yang mengintegrasikan elemen fisik dan digital dalam lingkungan kerja. Dengan menggunakan teknologi untuk mendukung kolaborasi, komunikasi, dan produktivitas, perusahaan dapat menciptakan ruang kerja yang fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan karyawan. Meskipun tantangan seperti investasi teknologi dan resistensi terhadap perubahan tetap ada, keuntungan dari phygital workplace sangat besar, terutama dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kesejahteraan karyawan. Oleh karena itu, adopsi konsep ini menjadi langkah penting bagi perusahaan yang ingin sukses di era kerja hybrid ini.

Temukan Lowongan Pekerjaan Di MSBU!

Bagikan Artikel Ini

Berlangganan newsletter kami!