Di era yang serba cepat dan dinamis ini, perkembangan dunia kerja semakin menghadirkan berbagai peluang bagi individu untuk mengeksplorasi lebih dari satu bidang profesi. Salah satu tren yang semakin populer adalah konsep multi-hyphenate career. Fenomena ini merujuk pada individu yang menggabungkan lebih dari satu profesi atau keterampilan dalam karier mereka, menciptakan peran yang lebih fleksibel dan beragam. Konsep ini memberikan peluang bagi banyak orang untuk meraih kebebasan finansial dan kreativitas yang lebih besar dalam kehidupan profesional mereka. Artikel ini akan mengupas lebih dalam tentang apa itu multi-hyphenate career, bagaimana fenomena ini berkembang, serta keuntungan dan tantangan yang dihadapi oleh para profesional yang mengadopsinya.
Baca juga: Mengapa Imposter Syndrome Menghambat Karier dan Solusinya
Apa Itu Multi-Hyphenate Career?
Secara sederhana, multi-hyphenate career adalah karier yang melibatkan lebih dari satu profesi atau keterampilan yang digabungkan dalam satu individu. Istilah ini diambil dari tanda hubung (-) yang menghubungkan berbagai profesi atau peran yang dijalani oleh seseorang. Misalnya, seorang penulis-pemimpin bisnis-pembicara publik atau desainer-guru-motivator.
Menurut Harvard Business Review dan Forbes, fenomena ini telah berkembang pesat seiring dengan meningkatnya akses ke pendidikan, teknologi, dan platform digital yang memungkinkan orang untuk mengejar berbagai profesi dalam waktu yang bersamaan.
Perkembangan Tren Multi-Hyphenate Career
Konsep multi-hyphenate career tidak muncul begitu saja, melainkan merupakan hasil dari perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang besar. Beberapa faktor yang mendorong fenomena Menurut Pew Research Center dan McKinsey & Company antara lain:
a. Kemajuan Teknologi dan Digitalisasi
Dengan adanya teknologi dan platform digital, banyak orang kini dapat mengakses berbagai pekerjaan secara online tanpa terikat oleh lokasi fisik. Misalnya, seorang penulis dapat menghasilkan karya sambil mengelola bisnis online atau mengajar secara daring. Kemajuan teknologi ini membuka lebih banyak peluang bagi individu untuk bekerja di berbagai sektor tanpa harus berkompromi antara satu profesi dan profesi lainnya.
b. Perubahan Gaya Hidup dan Persepsi Terhadap Pekerjaan
Bahwa generasi milenial dan generasi Z, yang kini mendominasi dunia kerja, memiliki pendekatan yang lebih fleksibel terhadap pekerjaan dan karir mereka. Bagi mereka, bekerja dalam satu profesi seumur hidup bukanlah suatu keharusan. Mereka lebih tertarik pada pekerjaan yang memberi kebebasan kreatif, keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik, dan kesempatan untuk mengeksplorasi minat di berbagai bidang.
c. Kebutuhan untuk Beradaptasi dengan Dunia Kerja yang Lebih Kompetitif
Di tengah persaingan ketat di dunia kerja, memiliki lebih dari satu keterampilan menjadi keuntungan tersendiri. Banyak perusahaan dan individu yang menyadari bahwa keterampilan tambahan—baik itu dalam bidang lain atau hobi yang menjadi pekerjaan sampingan—dapat meningkatkan daya saing mereka. Dengan mengadopsi multi-hyphenate career, seseorang bisa mengurangi risiko kehilangan pekerjaan dan memanfaatkan berbagai peluang yang datang.
Keuntungan Mengadopsi Multi-Hyphenate Career
Menggabungkan lebih dari satu profesi dalam satu karier tentu membawa sejumlah keuntungan. Berikut adalah beberapa manfaat Menurut Harvard Business Review dan Forbes yang didapatkan oleh individu yang menjalani multi-hyphenate career:
a. Fleksibilitas Waktu dan Lokasi
Salah satu keuntungan terbesar dari multi-hyphenate career adalah fleksibilitas. Dengan menggabungkan profesi yang berbeda, seseorang memiliki kebebasan untuk mengatur waktu dan tempat kerja mereka. Misalnya, seorang desainer grafis yang juga bekerja sebagai penulis lepas dapat merancang logo pada pagi hari dan menulis artikel atau buku di malam hari. Semua itu dapat dilakukan dari rumah atau tempat lain yang nyaman. Kebebasan dalam mengatur waktu dan lokasi kerja memberi mereka keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik, memungkinkan mereka untuk lebih menikmati pekerjaan sekaligus menghindari kebosanan atau kejenuhan.
b. Diversifikasi Penghasilan
Dengan menjalani lebih dari satu profesi, seseorang dapat mendiversifikasi sumber pendapatan mereka. Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, memiliki lebih dari satu sumber penghasilan sangat penting. Jika satu pekerjaan utama terhenti atau tidak menguntungkan, individu dengan multi-hyphenate career masih memiliki sumber pendapatan lainnya untuk mendukung kehidupan mereka. Sebagai contoh, seorang fotografer yang juga menjalankan bisnis online atau menjadi konsultan dapat menghasilkan uang dari kedua bidang tersebut, mengurangi ketergantungan pada satu sumber pendapatan saja. Diversifikasi pendapatan juga memberi rasa aman secara finansial, karena individu tidak perlu bergantung pada satu pekerjaan utama untuk memenuhi kebutuhan hidup.
c. Pengembangan Keterampilan yang Lebih Luas
Menggabungkan berbagai profesi memungkinkan seseorang untuk mengembangkan keterampilan di berbagai bidang. Seorang individu yang menjalani multi-hyphenate career tidak hanya memperoleh keahlian teknis, tetapi juga keterampilan tambahan yang bersifat lintas disiplin, seperti kemampuan manajerial, komunikasi, pemasaran, dan negosiasi. Contohnya, seorang content creator yang juga seorang marketer dapat mengembangkan keterampilan kreatif sekaligus keterampilan bisnis yang berharga. Keberagaman keterampilan ini akan memberi mereka keuntungan kompetitif yang besar, baik dalam pekerjaan saat ini maupun di masa depan.
d. Meningkatkan Kepuasan Pribadi
Menggabungkan profesi yang berbeda dapat memberi rasa pencapaian dan kepuasan pribadi. Sebagian orang merasa terinspirasi dan lebih termotivasi ketika mereka mengejar beberapa pekerjaan atau minat sekaligus. Dengan menjalani multi-hyphenate career, mereka dapat mengeksplorasi passion mereka dan menemukan makna lebih dalam pekerjaan yang mereka lakukan. Kepuasan pribadi ini juga dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan, menciptakan rasa bangga atas pencapaian yang diraih dan memberi rasa pencapaian yang lebih besar dalam kehidupan profesional.
Tantangan dalam Multi-Hyphenate Career
Namun, meskipun multi-hyphenate career menawarkan banyak keuntungan, tidak sedikit tantangan yang dihadapi oleh individu yang mengadopsi model karier. Berikut tantangan Menurut American Psychological Association dan Inci:
a. Mengelola Waktu dan Energi
Dengan memiliki lebih dari satu profesi, manajemen waktu menjadi kunci utama. Tanpa pengelolaan yang baik, seseorang bisa kewalahan dengan berbagai tanggung jawab dan jadwal yang padat. Mengatur waktu dengan efisien, memberi prioritas pada pekerjaan yang paling mendesak, dan memastikan ada waktu untuk istirahat sangat penting dalam menjalani multi-hyphenate career.
b. Stres dan Kelelahan
Melakukan banyak pekerjaan sekaligus bisa mengarah pada kelelahan fisik dan mental. Sering kali, individu yang menjalani multi-hyphenate career harus berjuang untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Stres akibat tanggung jawab yang banyak dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik, sehingga sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan mencari dukungan ketika diperlukan.
c. Tidak Semua Profesi Bisa Digabungkan
Meskipun multi-hyphenate career memberi banyak kesempatan, ada kalanya beberapa profesi tidak dapat digabungkan begitu saja. Misalnya, pekerjaan yang membutuhkan perhatian penuh waktu atau yang memiliki tanggung jawab yang sangat besar, seperti posisi eksekutif atau pekerjaan di lapangan yang memerlukan kehadiran fisik secara konsisten, mungkin tidak cocok untuk model karier ganda. Oleh karena itu, penting untuk memilih profesi yang kompatibel satu sama lain.
Tips Menjalani Multi-Hyphenate Career
Untuk menjalani karir dengan profesi ganda secara efektif, ada beberapa tips yang bisa diikuti:
- Kelola Waktu dengan Baik: Gunakan alat manajemen waktu seperti kalender digital atau aplikasi pengatur tugas untuk memastikan semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan tepat waktu.
- Pilih Profesi yang Saling Mendukung: Pilihlah profesi atau keterampilan yang saling melengkapi dan mendukung satu sama lain. Misalnya, jika Anda seorang penulis, Anda bisa memperluas keterampilan dengan menjadi editor atau bahkan pembicara publik.
- Jaga Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Pribadi: Jangan sampai pekerjaan menyita seluruh waktu Anda. Sisihkan waktu untuk beristirahat, bersosialisasi, dan melakukan aktivitas yang menyenangkan.
Baca juga: Reskilling vs Upskilling: Menentukan Pilihan yang Tepat?
Kesimpulan
Multi-hyphenate career adalah tren yang semakin berkembang, memberikan peluang bagi individu untuk mengeksplorasi berbagai bidang, meningkatkan keterampilan, dan memperoleh pendapatan dari berbagai sumber. Dengan kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup yang lebih fleksibel, semakin banyak orang yang memilih untuk menggabungkan berbagai profesi dalam satu karier. Meskipun ada tantangan, seperti manajemen waktu dan stres, keuntungan dari multi-hyphenate career sangat besar, terutama dalam hal fleksibilitas, diversifikasi pendapatan, dan pengembangan keterampilan. Oleh karena itu, bagi mereka yang ingin mengejar passion dan kebebasan dalam karier, multi-hyphenate career bisa menjadi pilihan yang sangat menjanjikan.
Temukan Lowongan Pekerjaan Di MSBU!